IFV (Infantry Fighting Vehicle) merupakan jenis kendaraan tempur berlapis baja yang berfungsi ganda: mengangkut pasukan infanteri ke garis depan dan memberikan dukungan tembakan langsung. Menurut Traktat Konvensional tentang Kekuatan Bersenjata di Eropa (1990), IFV harus dilengkapi meriam organik berkaliber minimal 20 mm dan dapat dilengkapi peluncur anti‑tank.
Konteks penggunaan
IFV biasanya dimasukkan dalam unit infanteri mekanis (mechanized infantry). Kendaraan ini beroperasi bersama tank utama (MBT) dan kendaraan pendukung lainnya, menyediakan perlindungan, mobilitas, dan daya tembak yang cukup untuk menahan ancaman ringan hingga menengah.
Perbedaan dengan APC
Berbeda dengan Armored Personnel Carrier (APC) yang terutama berfungsi sebagai transportasi pasif, IFV memiliki senjata utama (biasanya meriam otomatis 20‑30 mm) serta kemampuan meluncurkan misil anti‑tank, sehingga dapat berpartisipasi dalam pertempuran langsung.
Contoh
Contoh IFV yang terkenal meliputi BMP‑3 Rusia dengan meriam 100 mm dan peluncur misil, serta BWP‑Borsuk Polandia yang dipersenjatai meriam 30 mm Mk44S Bushmaster II.